Share

Langkah Dishutbun Dukung Pertembakauan Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Saat musim kemarau, Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai salah satu penghasil tembakau terbaik jenis virginia dan jawa yang menjadi langganan pabrikan rokok di Indonesia. Untuk meningkatkan kualitas tembakau agar bisa bersaing di pasaran, Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro melakukan berbagai langkah.

Khoirul Insan, Kabid Usaha Perkebunan mengatakan, salah satu yang dilakukan Dishutbun setiap tahun untuk mendukung pertembakauan di Bojonegoro adalah dengan memberikan bantuan pupuk secara bergilir pada para petani tembakau. Tercatat, di tahun 2015 ini, telah dianggarkan dari APBD Provinsi untuk luasan 650 hektar (ha) dengan masing-masing hektar mendapatkan 250 kg pupuk NPK.

“Sementara dari APBD Bojonegoro dianggarkan 150.000 kg pupuk ZK untuk luasan 1.000 hektar,” jelas pria yang akrab disapa Insan ini.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dishutbun juga menargetkan seluruh petani di Bojonegoro memiliki alat perajang. Dengan alat ini, petani bisa mengurangi biaya produksi dan meningkatkan harga hasil panen.

“Tahun ini kita siapkan 70 alat perajang dan juga 24 unit pompa air untuk menjaga ketersediaan air,” lanjutnya.

Tak hanya menyiapkan peralatan yang dibutuhkan, Dishutbun juga memberikan Bimtek budidaya tembakau serta sekolah lapang untuk pengendalian hama. Pemkab juga berupaya melakukan pembatasan luas tanam tembakau agar saat panen harga tembakau stabil dan tak anjlok.

“Pasar tembakau ini sangat terbatas. Walau kualitas bagus, kalau panenan terlalu banyak harga jadi anjlok,” pungkasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment