Share

Latih Kepekaan Siswa, 150 Guru Dapat Pelatihan

Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 150 tenaga pendidik di Kabupaten Bojonegoro mengikuti pelatihan ‘STEAM’ (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dalam rangka peningkatan kapasitas guru. Agenda yang dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto ini berlangsung mulai 20-23 Februari 2015 di gedung Pusat Belajar Guru (PBG).

Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggandeng Ganesha ITB 83 sebagai fasilitator dan pemateri. Diharapkan, para peserta ini nantinya bisa menularkan ilmu dari pelatihan ini kepada rekannya sehingga bisa meningkatkan kualitas guru di Bojonegoro.

Pelaksanaan pelatihan ini dilatarbelakangi kepedulian terhadap keberlangsungan generasi muda di masa mendatang, mengingat kondisi moral generasi muda saat ini yang cukup memprihatinkan. Guru dianggap sebagai pihak yang paling penting sebagai pencetak generasi penerus bangsa.

“Melihat situasi generasi muda saat ini, timbul kekhawatiran, apakan setelah 100 tahun kemerdekaan kita memiliki generasi penerus dan pemimpin yang mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik,” kata Irnanto Hadi, Ketua Yayasan Ganesha ITB 83, Sabtu (21/2) pagi tadi.

Untuk itu, lanjut Irnanto, melatih kepekaan para siswa untuk melihat lingkungan sekitar menjadi hal yang sangat penting.

“Disinilah peran guru diperlukan,” tukasnya.

Sementara Suyoto, Bupati Bojonegoro yang hadir dalam kegiatan ini mencontohkan pemikiran yang menggunakan nalar selalu bisa diaplikasikan setiap waktu dan dalam semua kondisi. Seperti saat mengetahui adanya kecelakaan yang terjadi di Tol Jatingaleh, Semarang yang korbannya merupakan warga Bojonegoro pada Jumat (20/2) kemarin.

“Saya harus menalar, apa yang harus dilakukan agar para korban, baik yang meninggal dunia dan sakit bisa segera pulang karena keluarga juga menunggu kepastian kondisi keluarganya,” pungkas pria yang akrab disapa Kang Yoto ini. (lya/*acw)

Leave a Comment