Share

Launching Gerakan Ayo Sekolah, Disdik Umumkan Jumlah APS

Bojonegoro (Media Center) – Kabupaten Bojonegoro melakukan Launching Gerakan Ayo Sekolah!. Gerakan ini merupakan bentuk keprihatinan pemerintah Kabupaten Bojonegoro setelah melihat masih banyaknya anak yang tak bersekolah lantaran berabagi faktor.

Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Khusnul Khuluq dalam laporannya menyampaikan, berdasarkan klarifikasi data pendidikan dengan melibatkan TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil serta Dinas Pendidikan, didapatkan data masih ada ribuan anak usia 7 hingga 18 tahun yang tak mengenyam bangu sekolah. Jumlah ini dengan rincian 667 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), 1.103 ditingkat Sekolah Menengah Pertama dan 2.221 anak jenjang SMA.

Selain itu angka anak putus sekolah (APS) juga cukup memprihatinkan. Untuk jenjang SD saja mencapai 1.330, jenjang SMP sederajat sejumlah 3.760 dan jenjang SMA mencapai 3042 anak.

“Berdasarkan jumlah perkecamatan, tertinggi di Kecamatan Ngraho 439 anak, kemudian disusul Kecamatan Ngasem 353 anak, Dander 383 anak, Sukosewu 215 anak dan Tambakrejo 134 anak,” lanjut Husnul.

Launching Gerakan Ayo Sekolah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Faoum Komunikasi Antar Umat Beragama Bojonegoro,  Muspika, tokoh masyarakat dan jajaran dinas pendidikan serta seluruh Kepala Desa diwilayah Kecamatan Dander. Selain melakukan Launching, Kang Yoto, Bupati Bojonegoro juga menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah kepada dua orang perwakilan anak putus sekolah di Kecamatan Dander.(humas/lya/*mcb)

Leave a Comment