Share

Mahasiswa Bojonegoro Demo Via Radio

Bojonegoro (Media Center) – Belasan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bojonegoro menggelar aksi longmarch dan unjuk rasa untuk memperingati hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5). Usai berorasi di bundaran Adipura, mahasiswa yang beratribut bendera hitam-hijau ini menuju ke Stasiun Radio Malowopati untuk melakukan orasi via udara.

Saat orasi di radio milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro ini, dua perwakilan dari HMI menyuarakan aspirasinya.

“Isi tuntutan kami semua sama dengan kawan-kawan HMI se-Indonesia,” jelas Diyah Rahayu Ketua HMI cabang Bojonegoro.

Dalam orasinya, aktivis mahasiswa itu juga menilai tak optimalnya kinerja kementerian. Bahkan sejumlah kementerian belum tuntas melakukan reskruntruksi sehingga performa pemerintahan sampai saat ini masih mengecewakan.

“Raykat ingin perubahan yang cepat. Tapi pemerintahan tak mampu memenuhinya. Rakyat justru harus menanggung beban ekonomi yang berat karena naiknya harga kebutuhan pokok akibat kenaikkan harga BBM,” tandas Diah.

Ada tiga tuntutan yang diusung PB HMI dalam demo ini. Pertama, menuntut Presiden Jokowi untuk menjaga stabilitas politik, tidak membiarkan penumpang gelap di pemerintahan yang membawa agenda berbeda, bahkan melangkahi hak presiden.

Ke dua, menuntut presiden menjaga stabilitas ekonomi dengan cara berhati-hati dakamn menaikkan harga BBM, tarif dasar listrik dan gas.

“Kami juga mendesak kepada presiden untuk memimpin langsung koordinasi strategis lintas kelembagaan dan kementerian dalam pangarusutaman pembangunan pemuda,” timpal Fauzi, koordinator aksi.(dwi/lya/*mcb)

Leave a Comment