Share

Masjid Al Birru Bojonegoro Siapkan Sahur

Bojonegoro (Media Center) – Takmir Masjid Al Birru Pertiwi di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan menyiapkan makan sahur bagi peserta iktikaf di masjid setempat di 10 malam terakhir Puasa Ramadhan 1436 Hijriyah.

“Semua peserta iktikaf akan memperoleh makan sahur. Kegiatan iktikaf dalam Puasa Ramadhan tahun lalu, juga sudah dilaksanakan dengan jumlah peserta rata-rata sekitar 100 orang dalam semalam,” kata Direktur Umum Masjid Al Birru Bojonegoro Basuki, di Bojonegoro, jumat.

Menurut Kepala Bidang Umum Masjid Al Birru Anwar Syahadat, peserta iktikaf akan memperoleh pelayanan menu makan sahur yang disediakan pengurus masjid.

Dengan demikian, lanjut dia, peserta iktikaf di masjid setempat tidak harus keluar untuk mencari makan sahur.

“Kami memiliki kantin yang kami manfaatkan untuk memasak,” ucapnya.

Lebih lanjut Basuki menjelaskan berbagai kegiatan yang digelar Masjid Al Birru yaitu buka bersama dan di dalam kegiatan Shalat Tarawih menerapkan “One Night One Juz” (satu malam satu juz).

“Peserta shalat Tarawih cukup banyak, bisa mencapai 200 orang, yang datang dari berbagai kecamatan, tidak hanya dari Kecamatan Dander, meskipun waktunya tarawih cukup lama,” tuturnya.

Sebagaimana dijelaskan Anwar, Masjid Al Birru, di kelola Yayasan Bakti Pertiwi Surabaya, dibangun keluarga Supramu Santoso, warga Desa Dander, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Mencapai Masjid Al Birru Pertiwi tidaklah sulit, sebab berada di tepi jalan raya Dander, sekitar 13 kilometer ke arah selatan dari Kota Bojonegoro.

Masjid AL Birru Pertiwi,  katanya, dirancang oleh perancang Masjid Kubah Emas Jakarta yaitu Uke G. Setiawan.

Menurut Anwar, keberadaan masjid yang berkubah emas itulah salah satu daya tarik, bagi pengunjung, baik yang datang hanya sebatas hanya melihat-lihat, maupun untuk melaksanakan ibadah shalat.

“Kalau visi dan misi kami ingin menjadikan Masjid Al Birru Pertiwi sebagai pusat kegiatan Islam di Bojonegoro,” katanya, menegaskan.

Bahkan, lanjut dia, tidak sedikit masyrakat yang melintas di jalan raya Dander, yang menghubungkan Bojonegoro dengan Nganjuk itu, selalu menoleh untuk menyaksikan kemegahan Masjid Al Birru Pertiwi.

“Pengunjungnya cukup banyak terutama hari libur Sabtu dan Minggu. Termasuk wisatawan domestik (wisdom) yang keliling wali setelah dari Tuban, juga mampir ke Masjid Al Birru,” jelas dia.(sa/*mcb)

Leave a Comment