Share

Mentan: Bulog Harus Beli Gabah Petani Sesuai HPP

Bojonegoro, 8/3 (Media Center) – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Arman Sulaiman melakukan panen raya dan penyerapan gabah di Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (8/3).

Di Desa Samberan, Mentan didampingi Bupati Bojonegoro Suyoto naik traktor modern mengelilingi areal persawahan di wilayah tersebut.

Kunjungan Mentan ke Bojonegoro ini merupakan rangkaian kunjungan kerja dan panen raya padi dan serap gabah di Jawa. Ada sembilan kabupaten di Indonesia yang mejadi fokus utama penyerapan gabah.

Sebab, harga gabah di sembilan kabupaten tersebut anjlok di bahwa harga pembelian pemerintah (HPP). Kesembilan kabupaten itu adalah Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Sukoharjo, Purworejo, Kebumen, Cilacap, dan Ciamis.

Dalam kesempatan ini, Arman meminta agar Bulog melakukan pembelian gabah petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp3.700 per kilogram.

“Bulog harus membeli gabah petani sesuai HPP,” tegas Arman.

Saat ini, harga terendah gabah kering panen (GKP) di Bojonegoro Rp3.400 per kilogram.

Dari hasil monitoring Kementan, harga GKP di sembilan kabupaten itu anjlok menjadi Rp 3.200-3 600 per kg. Padahal, sesuai Inpres No 5 Tahun 2015, HPP untuk GKP Rp 3.700 per kg. Tujuan kunjungan kerja itu adalah untuk penyelamatan harga gabah petani bekerja sama dengan Bulog, PT Pertani, dan TNI agar petani tidak merugi

Menanggapi hal ini, pihak Bulog Sub Divre III Bojonegoro mengaku bisa membeli harga gabah petani sesuai HPP jika kadar airnya berkisar 25 persen. Untuk mendapatkan hasil panen sesuai kriteria yang disayaratkan, petani dihimbau untuk melakukan panen pada waktu siang hari agar kadar airnya tidak tinggi.

Untuk harga GKP dengan kadar air 19- 25% dan kadar hampa 7-10% ditetapkan Rp 3.750 per kg, gabah di luar kualitas dengan kadar air 26-30% dan kadar hampa 11-15% ditetapkan Rp 3.700 per kg, gabah kering simpan dengan kadar air 15-18% dengan kadar maksimal 6% Rp 4.150 per kg dan untuk gabah kering giling (GKG) dengan kadar air maksimal 14% dan kadar hampa maksimal 3% Rp 4.600 per kg.(dwi/mcb)

Leave a Comment