Share

Minim Aparat Kepolisian, Penggerebekan BBM Ricuh

Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, menggerebek tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal, Rabu (1/10/2014) sore. Minimnya petugas di lokasi membuat warga yang kesal melimpahkan kekesalannya terhadap wartawan yang melakukan peliputan.

Bojonegoro (Media Center) – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, menggerebek tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal, Rabu (1/10/2014) sore. Minimnya petugas di lokasi membuat warga yang kesal melimpahkan kekesalannya terhadap wartawan yang melakukan peliputan.

Dari penggerebekan di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ini, petugas kepolisian berhasil menemukan timbunan BBM ilegal yang diduga di dapat dari sumur tua Wonocolo Kecamatan Kedewan. Barang bukti berupa BBM yang berjumlah sekitar delapan jerigen tersebut langsung diangkut petugas untuk diamankan.

Warga yang tidak terima tiga orang warganya yang diduga sebgaai pelaku di bawa polisi, meluapkan kekesalannya kepada sejumlah awak media yang melakukan peliputan di lokasi tersebut. Warga yang marah kepada awak media, bahkan hampir melempar batu kepada salah satu jurnalis televisi. Tidak hanya itu, warga juga menyita kunci motor salah satu kontributor televisi, Bambang Yulianto, agar mengahapus terlebih dahulu gambar yang direkam.

Diketahui sementara, diduga BBM ilegal yang didapat dari Wonocolo tersebut dikelola oleh beberapa warga setempat. Pihak kepolisian sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait penggerebekan penimbun BBM ini. Kasus ini kini ditangani oleh Kepolisian Sektor Kalitidu.(**mcb)

Leave a Comment