Share

Minim Pasokan Lokal, Harga Telur Terus Naik

Saat ini harganya mencapai Rp.17.500/kg, padahal 3 hari sebelumnya masih berada di kisaran Rp15.000/kgnya

Bojonegoro (Media Center) – Minimnya pasokan telur lokal, membuat harga telur di Kabupaten Bojonegoro terus merangkak naik. ”Sejak tiga hari lalu harga telur naik,” kata Supriyah, pedagang telur di Pasar Kota Bojonegoro (Senin, 03/1/2014).

Saat ini harganya mencapai Rp.17.500/kg, padahal 3 hari sebelumnya masih berada di kisaran Rp15.000/kgnya. “Kali ini harganya lebih mahal dari biasanya, terutama telur ayam potong,” jelasnya. Menurut Supriyah, sejak akhir tahun 2013 lalu kiriman telur dari Bojonegoro dan Tuban sudah tak datang.

“Mungkin sudah jarang ada peternak lokal yang mengembangkan telur ayam potong, sehingga harus didatangkan dari luar daerah,” tambahnya. Meskipun harga telur terus mengalami kenaikan, namun Supriyah mengaku penjualan telur tidak ikut merosot.

”Meski mahal penjualan tidak menurun karena masyarakat masih tetap butuh telur,”katanya. Ia juga mengatakan kabar mengenai flu burung yang merebak juga mempengaruhi harga telur. Ia berharap ada upaya pemerintah untuk dapat menstabilkan harga telur kembali. (bim/ramcb)

Leave a Comment