Share

Minim Peminat, Beberapa Bidang Pelatihan Wirausaha Diganti

Bojonegoro (Media Center) – Program pelatihan 12.000 tenaga kerja di Kabupaten Bojonegoro terus berlangsung. Program yang dilaksanakan setahun penuh ini bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran dan membekali warga Bojonegoro untuk memiliki keterampilan dan berwirausaha.

Meski mendapat sambutan hangat dan antusiasme peserta pelatihan yang tinggi, beberapa bidang pelatihan dalam program ini rupanya tak cukup diminati oleh masyarakat Bojonegoro. Dari 21 bidang wirausaha dan 12 bidang sertifikasi, beberapa bidang yang kurang diminati ini nantinya akan diganti dengan bidang lainnya.

“Misalnya perawat lansia yang peminatnya sedikit akan diganti dengan bidang lainnya sesuai usulan dari masyarakat,” ujar Joko Susanto, Kabid  Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro.

Sementara ini, Joko telah menerima beberapa masukan soal bidang pengganti untuk pelatihan wirausaha. Beberapa yang diusulkan oleh masyarakat antara lain keterampilan pembuatan handicraft dan budidaya kroto.

“Ada juga usulan dari DPRD kemarin adalah pelatihan MC seperti untuk MC temu manten atau pernikahan,” lanjut pria berkacamata ini.

Berdasarkan informasi dari Disnakertransos, hingga saat ini telah ada lebih dari 4.000 pendaftar pelatihan baik pelatihan wirausaha maupun sertifikasi. Pihak Pemkab optimis target pelatihan 12.000 tenaga kerja ini bisa terealisasi dan tuntas di 2015 ini.(lya/*acw)

Leave a Comment