Share

Minim Perajin, Wayang Thengul Diminati Pasar Nasional

Santoso (70), salah satu dalang yang juga perajin Wayang Thengul mengaku memang saat ini tak banyak perajin yang membuat wayang Thengul. Ia mengatakan, biasanya dalang Wayang Thengul juga seorang perajin, termasuk dirinya juga anaknya.

Bojonegoro (Media Center) – Wayang Thengul merupakan salah satu kesenian khas Kabupaten Bojonegoro. Meski demikian, saat ini tak banyak pembuat wayang thengul yang rutin memproduksi wayang yang berbahan dasar kayu ini.

Santoso (70), salah satu dalang yang juga perajin Wayang Thengul mengaku memang saat ini tak banyak perajin yang membuat wayang Thengul. Ia mengatakan, biasanya dalang Wayang Thengul juga seorang perajin, termasuk dirinya juga anaknya.

“Anak saya juga membuat wayang thengul, namun baru tahap belajar,” jelasnya disela-sela proses mengukir kayu yang digarapnya.

Lebih lanjut, pria yang tinggal di Kecamatan Padangan ini menjelaskan dalang wayang thengul yang ada di daerahnya, sebagian besar membuat wayang thengul berdasarkan pemesanan. Biasanya, pemesan wayang thengul ini adalah pedagang cinderamata asal Bandung, Yogyakarta, Jakarta dan Bali.

Tak hanya membuat wayang thengul, Santoso juga membuat wayang krucil. Sementara untuk kisaran harga, memang wayang thengul lebih mahal dibanding wayang krucil karena memakai banyak aksesoris tambahan seperti baju.

“Kalau wayang thengul yang sudah lengkap saya jual dengan harga Rp250 ribu/satu tokoh wayang thengul, tetapi kalau wayang krucil Rp200 ribu/wayang,” jelasnya.(**mcb)

1 Comment on this Post

  1. terus berkarya pak santoso…

    Reply

Leave a Comment