Share

Minta EMCL Tingkatkan Koordinasi Dengan Kontraktor Lokal

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali memfasilitasi pertemuan antara kontraktor lokal dengan operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di ruang Angling Dharma Lantai II, Selasa kemarin (3/3/2015). Dalam pertemuan itu, EMCL menyampaikan jawaban atas enam tuntutan yang dilayangkan kontraktor lokal pada pertemuan sebelumnya.
Di antara enam jawaban yang disampaikan EMCL adalah tentang permintaan kontraktor lokal atas nilai proyek penunjukkan langsung dari Rp 50 juta menjadi Rp 200 juta.
“Sesuai PTK 007 revisi 3 penunjukkan langsung dari Rp50 juta berubah menjadi Rp200 juta. Itu akan mulai diterapkan pada 27 Maret 2015 mendatang,” kata Vice President EMCL, Erwin Maryoto.
Selain itu, EMCL juga menyanggupi membuka information center untuk membantu kontraktor lokal guna mengetahui proyek yang akan dilelang.
“Kita juga akan memberikan pelatihan managemen kepada kontraktor lokal agar memahami mekanisme, teknis dan manajemen dalam proyek,” tegas Erwin.
Erwin juga menegaskan, akan mengarahkan kontraktor pemenang tender untuk menggandeng kontraktor lokal. “Itu akan kita tuangkan dalam kontrak pada pemenang tender dari luar kota,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bojonegoro, Soehadi Moeljono, meminta kepada EMCL untuk lebih meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan perusahaan lokal. Tujuannya agar peluang pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh kontraktor lokal dapat dilaksanakan perusahaan lokal.
“Saya minta EMCL memberitahukan proyek perawatan yang akan dilelang. Paling tidak sebulan sebelum lelang dibuka secara umum. Sehingga kontraktor lokal bisa mempersiapkan persyaratannya maupun perusahaan yang akan diajak ber KSO,” pesan Moeljono.(Dwi/*acw)

Leave a Comment