Share

Mulai Data Rumah Kos Di Bojonegoro

Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai melakukan pendataan terhadap rumah kos yang ada di Bojonegoro. Hal ini untuk mengantisipasi adanya penurunan pendapatan pajak perhotelan seiring berakhirnya kontrak para pekerja di Blok Cepu yang menjadi penyumbang pajak terbesar selama ini.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai melakukan pendataan terhadap rumah kos yang ada di Bojonegoro. Hal ini untuk mengantisipasi adanya penurunan pendapatan pajak perhotelan seiring berakhirnya kontrak para pekerja di Blok Cepu yang menjadi penyumbang pajak terbesar selama ini.

“ Kita mulai masukkan rumah kos ke dalam pajak perhotelan,” kata Kepala Bidang Penagihan dan Pemungutan Pajak, Dispenda Dilli Tri Wibowo.

Dia menyampaikan, mulai 2015 ini pihaknya akan memaksimalkan retribusi pajak rumah kos baik itu kos untuk pelajar, pegawai swasta, maupun proyek besar yang kini mulai berkembang di Bojonegoro. Besaran pajak rumah kos sama dengan pajak hotel yakni 10 persen dari harga yang ditawarkan kepada jasa kos.

“ Kita akan melakukan pendekatan persuasive kepada pemilik kos satu persatu untuk mensosialisasikan pajak tersebut,” tukasnya.

Dilli menyampaikan, dari total rumah kos yang yang ada di Bojonegoro sebanyak 52 hanya 20 yang diverifikasi. Dari jumlah tersebut, ada kriteria tertentu rumah kos yang terkena pajak yakni dengan kapasitas kamar lebih dari 10 buah.

“ Namun, tidak semua pemilik kos mengaku memiliki kamar kos lebih dari 10,” lanjutnya.

Dia menyampaikan, untuk tahun 2015 ini target pajak hotel masih sama dengan tahun 2014 yakni sebesar Rp 1.755.000.000, sementara realisasi tahun 2014 seebsar Rp 2.521.031.535. Apabila dirasa ada perubahan tidak sehat, target tersebut akan dirubah pada APBD-P selanjutnya.(re/**mcb)

Leave a Comment