Share

Musim Hujan, Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Demam Berdarah

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai Demam Berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina terlebih memasuki musim penghujan seperti sekarang ini.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai Demam Berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti betina terlebih memasuki musim penghujan seperti sekarang ini.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Sunhadi, mengatakan, kasus Demam Berdarah di Bojonegoro saat ini belum memasuki tahap kejadian luar biasa. Sehingga, masih bisa diantisipasi oleh masyarakat melalui cara-cara pencegahan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Salah satunya jangan ada genangan air di lingkungan tempat tinggal,” tandasnya.

Ia menyatakan, masyarakat harus mengetahui gejala awal penyakit demam berdarah baik pada anak-anak maupun dewasa. Diantaranya panas yang sangat tinggi, nyeri di bagian perut, dan pusing kepala.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bojonegoro, dalam kurun waktu satu tahun pada 2014 lalu, kasus Demam Berdarah terdapat 142 kasus, 3 orang diantaranya meninggal dunia. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2013 lalu yakni sebanyak 285 kasus, 6 diantaranya meninggal dunia.

“Kita akan terus berupaya menekan angka kasus demam berdarah di masyarakat,” pungkasnya.(re/**mcb)

Leave a Comment