Share

Muspika Gayam Fasilitasi Kasus Tabrak Lari

Bojonegoro (Media Center) – Muspika Gayam, Kabupaten Bojonegoro, memfasilitasi pertemuan keluarga korban tabrak lari, Madrim (80), warga Dusun Bendo, Desa Katur, Kecamatan Gayam, yang meninggal pada Rabu (1/4/2015) lalu, dengan operator dan kontraktor Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di kantor Kecamatan Gayam, (8/4/2015).

Camat Gayam, Hartono, mengatakan, pertemuan ini untuk membahas penghadangan tenaga kerja proyek oleh warga Katur dan sekaligus mencari solusi agar kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Gayam tak terulang lagi.

“Kami minta supaya masyarakat Katur tidak terprovokasi dan memanfaatkan kasus ini. Sehingga aksi penyisiran dan penghadangan bisa dihentikan agar tidak merugikan sesama,” kata Hartono.

Mantan Camat Purwosari itu menyatakan, dari pihak keluarga korban sudah menerima musibah tersebut dan tidak akan menuntut kepada siapapun untuk mempertanggungjawabkan kematian korban.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Mohalim, mengatakan, aksi penyisiran dan penghadangan terhadap tenaga kerja di Blok Cepu dikarenakan rasa kekesalan warga atas ulah ugal tenaga kerja proyek dalam berkendara saat berangkat dan pulang bekerja.

“Tidak pihak ketiga atau yang ngompor-ngompori aksi warga. Itu murni karena kekesalan warga dengan ulah pekerja yang kebut-kebutan di jalan,” imbuhnya.

Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, atas nama pribadi dan perusahaan mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban.

” Kami telah memberikan bantuan kepada korban. Mohon tidak dilihat nilainya tetapi sebagai bentuk kepedulian kami sebagai tetangga untuk ikut berbela sungkawa,”pungkasnya.(dwi)

Leave a Comment