Share

Musrenbang Bojonegoro Tekankan Tiga Skala Prioritas

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2016 di Ruang Angling Dharma Pemkab Bojonegoro, Kamis (26/3/2015) kemarin. Pada Musrenbang kali ini disampaikan hasil Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selama melakukan reses di lima daerah pemilihan (Dapil).Musrenbang ini mendapat apresiasi dari Bupati Bojonegoro, Suyoto, saat berbicara di depan peserta Musrenbang. Ia menyampaikan, kegiatan musrenbang ini tidak berhenti pada perencanaan dan aktualisasi, namun juga pada fungsi pengawasan serta penegakan hukum jika ada yang bertindak di luar koridor.

“Pembangunan yang kita jalankan saat ini merupakan buah karya bersama seluruh komponen mulai masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan. Kunci untuk dapat bersinergi adalah dengan adanya saling percaya dan networking di semua lini,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang Yoto ini.

Bupati menjelaskan tentang apa yang ingin dibangun sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini seperti yang tercantum dalam enam pilar pembangunan.

Selanjutnya, Bupati juga menjelaskan pentingnya skala prioritas dalam melaksanakan pembangunan. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan yakni relevansi terhadap bidang kesehatan, pendidikan dan prasarana, selain itu juga harus mendukung sektor pangan. Yang kedua adalah dimensi keberlanjutan dengan mendorong investasi agar terus berlanjut hingga masa mendatang serta yang terakhir adalah pembangunan harus sesuai dengan kaidah tata kelola yang baik agar tak membawa dampak negatif.

Untuk tata kelola, secara khusus Suyoto mencontohkan banyaknya kepala desa (Kades) dan perangkat yang tersandung kasus hukum akibat melaksanakan program tak sesuai kaidah.

“Contohnya soal raskin. Bukan karena Kades yang korupsi, namun karena Kades yang kurang tegas menginformasikan pada rakyat soal aturan yang berlaku. Pengaplikasian di lapangan yang seperti inilah yang nantiny menimbulkan masalah,” tegas Suyoto.

Kegiatan Musrenbang ini dihadiri oleh Kepala Bakorwil Bojonegoro, pimpinan dan anggota DPRD, LSM, organisasi sosial dan masyarakat serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro. Hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro, Sekretaris Daerah dan jajaran Muspida Kabupaten Bojonegoro.(lya/dwi)

Leave a Comment