Share

Ngasak Bawang Merah di Bojonegoro, Hasilnya Ratusan Ribu per Orang

Bojonegoro (Media Center) – Sejak pagi hari, belasan wanita dari kawasan sentra bawang merah di Desa Duwel, Kedungadem Bojonegoro, sudah menuju lahan bawang merah yang telah dipanen. Mereka adalah pengasak sisa bawang merah di tempat itu.

“Kami ngasak selama 3-4 jam disini,” ujar Prapti, warga setempat. Menurut Prapti, dirinya bersama wanita lain, memang rutin mengasak di lokasi tersebut setelah dipanen oleh pemiliknya.

Dalam sekali ngasak, Prapti bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp100-200ribu. “Itu perorang, tapi ngasaknya bersamaan,” tambahnya. Setiap rombongan, biasanya mendapat hasil setengah karung yang kemudian dibagi rata.

Ngasak adalah kegiatan mencari sisa hasil panen di lahan milik orang lain. Biasanya sebutan ngasak ini umum berlaku untuk lahan panen padi. Dalam ngasak, pemilik lahan sama sekali tidak memungut bagian dari hasil yang diperoleh. (ramcb)

Leave a Comment