Share

Omzet Pedagang Belimbing Bojonegoro Rp46 Juta

Bojonegoro (Media Center) – Omzet pedagang belimbing di Desa Ngringinrejo di Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro,  Jawa Timur,  mencapai Rp46 juta ketika Festival Belimbing, 20 September, masih kalah  dibandingkan omzet belimbing  ketika  tahun baru 2015, yang mencapai Rp76 juta.

Kepala Desa Ngringinrejo,  Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro Moch. Syafii, Rabu (23/9), mengatakan,  omzet belimbing dari pengunjung Festival Belimbing baik yang membeli dari pedagang maupun langsung memetik di kebun bisa lebih besar, kalau dalam waktu bersamaan tidak digelar festival perahu hias di Bendung Gerak Bengawan Solo, juga di desa setempat.

“Pengunjung yang datang terpecah menjadi dua di agrowisata kebun belimbing dan Bendung Gerak, sehingga omzet belimbing ketika Festival Belimbing warga kami masih kalah dibandingkan omzet ketika libur tahun baru lalu,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan Festival Belimbing untuk tahun ini tidak digelar sehari, tapi selama sebulan, sebagai usaha  menarik wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan manca negara (wisman).

Sesuai jadwal, lanjut dia, pelaksanaan Festival Belimbing akan berakhir sampai 10 Oktober. “Berbagai kegiatan dalam Festival Belimbing tidak hanya kontes belimbing,  kirab 1 ton belimbing, tetapi  juga pasar produk olahan belimbing, dan berbagai kegiatan kesenian, mulai wayang kulit, reog, juga lainnya,” paparnya.

Ia optimistis dengan adanya Festival Belimbing selama sebulan itu, akan mampu menyedot wisdom dan wisman, sehingga akan semakin meningkatkan perekonomian warganya, juga warga desa tetangganya.

“Panen belimbing di desa kami dan sekitarnya sekarang cukup melimpah dengan harga Rp9.000/kilogram,” ucapnya, menegaskan. (sa/mcb)

Leave a Comment