Share

Operasikan Kendaraan Klinik Untuk Basmi Hama

Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai salah satu kabupaten penghasil beras di Indonesia. Dengan total luasan lahan yang mencapai 161.989 hektare (Ha), di tahun 2015 Kabupaten Bojonegoro menargetkan panen 6,3 ton/ha. Untuk mewujudkan hal ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, menyiapkan dua unit kendaraan untuk meminimalisir penyakit hama pada tumbuhan bagi pertanian yang selama ini membuat petani resah.

Bojonegoro (Media Center) – Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai salah satu kabupaten penghasil beras di Indonesia. Dengan total luasan lahan yang mencapai 161.989 hektare (Ha), di tahun 2015 Kabupaten Bojonegoro menargetkan panen 6,3 ton/ha. Untuk mewujudkan hal ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, menyiapkan dua unit kendaraan untuk meminimalisir penyakit hama pada tumbuhan bagi pertanian yang selama ini membuat petani resah.

Kepala Disperta, Ahmad Djupari, mengatakan, dua unit kendaraan berjenis turbo tersebut telah dioperasikan sejak akhir desember 2014 lalu dan ditempatkan di Balai Penyuluh Pertanian di wilayah Timur atau di kecamatan Baureno dan Barat atau di Kecamatan Padangan.

“Untuk mengoperasikannya butuh pelatihan terlebih dahulu,” lanjut Djupari.

Kendaraan klinik basmi hama ini juga dilengkapi dengan beberapa alat seperti genset dan GPS. Selain itu juga tersedia klinik obat. Nantinya,
petugas yang akan mengoperasikan adalah petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro juga dari Provinsi yang didampingi mitra dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Petani Bojonegoro kerap kali menghadapi berbagai macam hama mulai dari wereng, burung emprit hingga hama potong leher yang menyebabkan petani
mengalami puso atau gagal panen. Dengan adanya kendaraan klinik basmi hama ini, diharapkan bisa mencegah dan meminimalisir dampak serangan
hama terhadap tanaman petani di Bojonegoro.

“Kita harapkan dengan adanya mobil klinik ini, hama penyakit yang menyerang sawah petani bisa ditanggulangi,” harapnya. (lya/re **mcb)

Leave a Comment