Share

PAD Bojonegoro Terbesar dari Iklan Rokok

Bojonegoro, Media Center – Pendapatan asli daerah (PAD) Bojonegoro paling tinggi dari pajak reklame produk rokok. Jumlahnya mencapai Rp 700 juta untuk tahun 2018.

Sekretaris Badan Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Dilli Tri Wibowo mengatakan, pajak papan reklame dari perusahaan rokok sebesar Rp700 juta per tahun. Sementara realisasi pendapatan pajak reklame tahun 2018 sebesar Rp2,7 miliar.

Pendapatan dari sektor pajak reklame pada tahun 2019 ditargetkan sebesar Rp 3,4 miliar, dan tahun 2020 akan ditingkatkan menjadi Rp 4,8 miliar.

“Pendapatan paling besar masih dari produk rokok, lalu selular, dan alat elektronik,” katanya, Senin (16/10/2019).

Untuk menambah jumlah pendapatan pajak reklame tersebut, Pemkab Bojonegoro akan memasang papan reklame dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) yang mengelola industrialisasi migas di Bojonegoro.

Di Kabupaten Bojonegoro sendiri, ada tiga operator yang mengelola lapangan migas, yakni ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Pertamina EP Cepu (PEPC), dan Pertamina EP Asset 4.

“Ada tiga titik yang akan dipasang papan reklame yaitu di perempatan Dusun Clangap, Jembatan Sosrodilogo, dan Jalan Diponegoro,” ungkapnya.(Rin/Dwi)

Leave a Comment