Share

Paguyuban: Pembayaran Minyak Mentah Bojonegoro Dua Pekan

Bojonegoro (Media Center) – Paguyuban penambang sumur minyak Wonomulyo dan Wonocolo, di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan pembayaran imbalan jasa pengambilan minyak mentah sumur minyak tua, sudah bisa dilaksanakan dalam dua pekan.

“Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Jawa Tengah, melakukan pembayaran imbalan jasa pengambilan minyak mentah dua pekan sekali, sudah berjalan sejak pertengahan Agustus lalu,” kata Humas Paguyuban penambang sumur minyak Wonocolo di Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Risno, Kamis (10/9).

Hal senada disampaikan Wakil Paguyuban penambang sumur minyak Wonomulyo Siswantono, yang menyebutkan sekarang paguyuban penambang akan melakukan tagihan produksi minyak mentah yang disetorkan kepada Pertamina EP Asset 4 Cepu, dalam dua pekan.

“Soal produksi minyak yang disetorkan, masih ada, tapi jumlahnya tidak banyak, misalnya, 30 truk (5.000 liter/truk), dikembalikan satu truk,” papar Risno.

Sesuai data, Paguyuban penambang sumur minyak Wonomulyo dan Wonocolo, Kecamatan Kedewan, menjalin kontrak kerja dengan Pertamina EP Asset 4 Cepu, Jawa Tengah, sejak 16 Juni 2015.

Sesuai kontrak, Paguyuban Wonomulyo mengelola 111 sumur minyak di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.

“Tapi yang bergabung menyetorkan produksi minyak ada sekitar 596 sumur minyak, dengan produksi sekitar 800 barel/hari,” jelas Siswantono.

Sementara itu, Paguyuban Wonocolo, mengelola 60 sumur minyak di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan. Tapi, ada 250 sumur minyak yang bergabung, dengan produksi rata-rata sekitar 600 barel per harinya.

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, kepada paguyuban memberikan imbalan jasa pengambilan minyak mentah Rp2.725/liter.

Imbalan jasa itu, untuk penambang menerima Rp2.150/liter dan sisanya dibagi untuk berbagai keperluan mulai angkutan, pengolahan minyak, jamsostek, keamanan penambangan, juga kesejahteraan desa.

“Tapi masih ada minyak mentah atau solar sulingan, yang dijual keluar berkisar 10-20 persen,” ucap Risno, menambahkan. (sa/mcb)

Leave a Comment