Share

Pastikan Tak Ada Toko dan Minimarket Jual Minuman Beralkohol

Bojonegoro (Media Center) – Setelah pemberlakuan peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Permendagri) nomor 6 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro telah memastikan tak ada toko atau pasar modern yang menjual minuman beralkohol.

Hal ini diutarakan Basuki, Kepala Disperindag Bojonegoro usai rapat kerja bersama Komisi A DPRD Bojonegoro, Selasa (5/5). Menurutnya, sebelum pemberlakuan Permendagri nomor 6tersebut, piaknya telah menyurati pengelola mini market maupun swalayan lainnya di Bojonegoro yang seringkali mendisplay minuman beralkohol. Selain itu, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan beberapa waktu lalu, seluruh swalayan maupun mini market telah steril.

Meski demikian, lanjut Basuki, masih ada beberapa tempat yang menjual seperti di bar, cafe maupun yang lainnya yang tentu memiliki ijin penjualan minuman beralkohol.

“Yang masih menjual tentu hanya tempat tertentu seperti bar dan toko yang telah memiliki ijin,” lanjut mantan Kepala Bagaian Kesra ini.

Larangan penjualan minuman beralkohol ini disinyalir lantaran banyaknya minimarket maupun swalayan yang menjualnya secara bebas dan bisa diakses oleh anak di bawah umur.

“Sekarang sudah bersih di mini market, bahkan di tepat tertentu pembeli harus menunjukkan bukti cukup umur,” pungkasnya. (lya/*mcb)

Leave a Comment