Share

PDAM Jaga Kualitas Air Layak Minum Saat Kemarau

Selama musim kemarau, pelayanan air minum bagi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Bojonegoro berjalan normal. Suplai air minum dari sumber mata air Bengawan Solo maupun mata air di daerah Dander, Bojonegoro, tetap stabil.

Bojonegoro (Media Center) – Selama musim kemarau, pelayanan air minum bagi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kabupaten Bojonegoro berjalan normal. Suplai air minum dari sumber mata air Bengawan Solo maupun mata air di daerah Dander, Bojonegoro, tetap stabil.

Meski selama musim kemarau air Sungai Bengawan Solo tampak surut dibandingkan dengan saat musim hujan, cadangan air itu masih cukup untuk melayani air bagi pelanggan PDAM di wilayah Bojonegoro.

Namun, menurut Ucok, Kepala PDAM Bojonegoro, kualitas air baku saat musim kemarau kurang bagus. Hal ini lantaran saat kemarau, air berwarna kuning keruh dan lebih kotor. Untuk menjernihkannya diberikan obat penjernih air lebih banyak dibandingkan saat musim hujan.

“Saat musim kemarau air baku dari Bengawan Solo diberi obat penjernih air lebih banyak agar airnya jernih dan layak minum,” ujarnya.

Saat ini di wilayah Bojonegoro ada 10 instalasi PDAM di kecamatan. Di antaranya PDAM Padangan, Purwosari, Kalitidu, Dander, Kapas, Balen, Trucuk, Sumberejo, Bojonegoro, dan Baureno. Dari 10 jaringan di kecamatan-kecamatan tersebut, saat ini PDAM bisa melayani sebanyak 22 ribu pelanggan.(**mcb)

Leave a Comment