Share

PDAM Layani 11% Jumlah KK di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro mulai menambah jangkauan nya. Meski demikian, jumlah pelanggan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini hanya sebesar 11% dari total jumlah KK di Kabupaten Bojonegoro.

Dahlia Erly Yanti, Kepala PDAM Bojonegoro mengatakan, hal ini lantaran banyaknya daerah yang sulit dijangkau pipa induk. Ia menyebutkan, dari total 28 kecamatan di Bojonegoro, baru 14 Kecamatan yang saat ini sudah teraliri air dari PDAM.

“Tahun 2014 ada 12 Kecamatan, pada tahun 2015 ini ada penambahan dua kecamatan yakni Kedungadem dan Sugihwaras,” jelasnya pada kanalbojonegoro.com.

Ia menambahkan, kendala utama terkait daya jangkau PDAM adalah tak tersedianya pipa induk dari sumber menuju ke wilayah pemukiman warga. Menurut keterangannya, pipa induk ini berasal dari pengadaan baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Teknisnya, pipa induk ini milik pemerintah dan selanjutnya diserahkan pada PDAM untuk dikelola,” imbuhnya.

Sehingga, dengan adanya pipa induk ini, PDAM tinggal membuat jaringan ke rumah-rumah pelanggan. Selain itu, instalasi pemrosesan air juga menjadi hal penting untuk memproduksi air yang layak dikonsumsi.

“Hal inilah yang menjadi kendala saat ada permintaan berlangganan dari daerah-daerah yang belum teraliri PDAM,” lanjutnya.

Diketahui saat ini, jangkauan PDAM Bojonegoro masih berada di 14 Kecamatan yang ada di sekitar Kecamatan Kota Bojonegoro. Sementara kecamatan yang berada jauh dari Kota belum bisa teraliri lantaran tak adanya pipa induk dan sumber air terdekat.

“Dua Kecamatan yang baru inipun masih bisa kami layani di wilayah kecamatan dan belum merata ke desa-desa,” tukasnya. (lya/*acw)

Leave a Comment