Share

Peluang Berkembang Usaha di Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Guna mempercepat pertumbuhan ekonimi di Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro membuka peluang selebar-lebarnya bagi para pengusaha untuk membuka usaha di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah ini.

“Setelah mendapatkan dana bagi hasil migas lewat Blok Cepu dan Sukowati yang terus meningkat, kini Bojonegoro mengundang para pengusaha untuk membuka usaha terutama usaha padat karya di Wilayah Pedesaan Bojonegoro,” kata Suyoto melalui blackberry messenger, Selasa (12/5).

Ia menyebutkan semua keuntungan dan kelebihan berinvestasi di Bojonegoro, yakni kesempatan produksi yang lebih efisien dan jalur distribusi yang lancar.

“Bojonegoro memiliki jalur ganda kereta api, yang menhubungkan  Bojonegoro – Surabaya, atau Bojonegoro-Semarang- Cirebon-Bandung-Jakarta. Pemkab akan membangun terminal dan pergudangan (dry port) di area sekitar stasiun KA Bojonegoro,” lanjutnya.

Selain itu, masalah biaya untuk tenaga kerja juga cukup ringan. Hal ini lantaran memiliki nilai UMK sebesar Rp 1.315.000, Bojonegoro juga memiliki Upah Umum Pedesaan (UUP) sebesar Rp 1.005.000.

Tak hanya itu, khusus untuk usaha padat karya, Pemerintah Kabupaten juga memberi diskon dan Tim enanaman modal dan penjemputan usaha akan membantu menguruskan seluruh  perizinan di Bojonegoro.

“Sepanjang diperlukan, Pemkab akan membangun Infrastuktur tambahan yang di lokasi usaha. Training seluruh karyawan yang direkrut dari Bojonegoro, biaya  ditanggung Pemkab,” lanjut Bupati dua periode ini.

Untuk melayani para investor, kini tengah diupayakan tambahan pasokan listrik yang power plant nya dibangun di Bojonegoro (oleh pln ataupun lainnya) dengan memanfaatkan hasil gas alam yang diexploitasi dari proyek pengembangan ladang Jambaran-Tiung Biru.(KY/Lya/*mcb)

Leave a Comment