Share

Pembangunan TPA Ngasem Tunggu UKL-UPL

Bojonegoro (Media Center) -Proses pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem masih dalam tahap balik nama sertifikat lahan. Selanjutnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bojonegoro harus menyiapkan berkas Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup- Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) untuk penyiapan pembangunan sarana dan fasilitas pelengkap lainnya di TPA tersebut.

Edi Subroto, Kepala Bidang Kebersihan DKP Bojonegoro, mengatakan, untuk pembuatan UKL-UPL TPA Ngasem ini pihaknya masih menunggu kelengkapan lainnya seperti sertifikat tanah yang saat ini masih diurus oleh Bagian Perlengkapan.

“Sampai saat ini masih proses alih nama sertifikat tanah dari nama pemilik lama menjadi kepemilikan Pemkab Bojonegoro,” jelas Edi.

Ia menjelaskan, setelah tuntasnya pembangunan TPA ini nantinya bisa dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Seperti dengan beberapa perusahaan di sektor migas yang banyak berada di wilayah Bojonegoro bagian barat.

TPA ini nantinya akan dibangun di lahan tak produktif seluas 3,8 hektar (Ha) yang akan menampung sampah dari beberapa kecamatan di sekitarnya seperti Kecamatan Gayam, Kalitidu, Kasiman, Ngambon dan Padangan. Ia menyebutkan, kapasitas sampah yang bisa tertampung sebanyak 200 meter kubik.(Lya/dwi)

Leave a Comment