Share

Pembangunan TPAS Ngasem, Pemkab Gunakan 3,8 Ha

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini tengah menggarap Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) di wilayah Bojonegoro Barat. Rencananya, TPAS akan ditempatkan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini tengah menggarap Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) di wilayah Bojonegoro Barat. Rencananya, TPAS akan ditempatkan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

TPAS ini diproyeksikan akan menampung sekitar 200 meter kubik dari beberapa wilayah disekitarnya seperti dari Kecamatan Padangan, Gayam, Kalitidu hingga Ngambon.

Hingga saat ini, pemkab Bojonegoro telah melakukan pembebasan lahan dan telah tuntas melakukan pembayaran. Dikatakan Ahmadi, Kepala Bagian Perlengkapan, pembayaran telah dicairkan di akhir tahun 2014 lalu tepat pada 31 Januari.

” Telah kita bayarkan pada pemilik 7 bidang lahan yang total semuanya sekitar 3,8 hektare (ha),” ujarnya.

Dia mengungkapkan, dalam pengadaan tanah untuk TPA tersebut Pemkab mengeluarkan dana APBD 2014 sebesar Rp3,5 miliar. Sementara jumlah harga dipotong dengan pajak penghasilan (Pph) 5 persen, jika terdapat ahli waris dipotong 5 persen. Rata-rata tanah ini dihargai Rp90.000 hingga Rp95.000/ meter persegi.

“Untuk nilai uang yang ditransfer sudah termasuk potongan tersebut,” lanjutnya.

Data Bagian Perlengkapan menyebut, ke enam pemilik tanah tersebut adalah; Kasti/Anto dengan luas lahan 6.700 M2, Lasmi luas lahan 6.050 M2, Lasmi/Marwak luas lahan 2.500 M2,Parmi luas lahan 3.100 M2 dan 3.000 M2, Supini luas lahan 11.600 M2, dan Jayus luas lahan 5.750 M2.(**mcb)

Leave a Comment