Share

Pembangunan Waduk Gongseng Masuki Tahap Awal

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kini pada tahap awal pembangunan Waduk Gongseng di Desa Kedungsari dan Desa Papringan, Kecamatan Temayang. Lokasi waduk Gongseng ini tak jauh dari Waduk Pacal yang sudah dibangun tahun 1933 oleh Pemerintah Belanda.

Bojonegoro (media Center) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kini pada tahap awal pembangunan Waduk Gongseng di Desa Kedungsari dan Desa Papringan, Kecamatan Temayang. Lokasi waduk Gongseng ini tak jauh dari Waduk Pacal yang sudah dibangun tahun 1933 oleh Pemerintah Belanda.

Sesuai rencana, Waduk Gongseng akan dibangun dengan biaya sebesar Rp900 Miliar dan difungsikan menjadi penopang penyimpanan air di Waduk Pacal yang volumenya berkurang karena pendangkalan.

Berdasarkan data di Dinas Pengairan Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, daya tampung Waduk Gonseng diproyeksikan sebanyak 22 juta meter kubik. Sedangkan, daya tampung Waduk Pacal sekarang hanya sekitar 23 juta meter kubik. Padahal, saat pertama dibangun Waduk Pacal bisa menampung air sebanyak 45 juta meter kubik. Tapi daya tampungnya terus menyusut karena terjadi pendangkalan. Air dari Waduk Pacal selama ini sudah mengaliri sekitar 12 ribu hektare areal pertanian.

Menurut Bupati Bojonegoro Suyoto, sumber anggaran untuk membangun Waduk Gongseng dari Pemerintah Bojonegoro Rp100 miliar, pemerintah pusat Rp600 miliar, dan sisanya dianggarkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Perencanaannya sudah matang,” ujarnya usai panen raya di Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor lalu.

Waduk Gongseng yang disosialisasikan pada 2012 telah memasuki tahap pembangunan awal. Sedangkan untuk pembebasan lahannya, juga sudah hampir rampung. Terutama di beberapa desa di Kecamatan Temayang seperti Desa Kedungsari dan Desa Papringan.

Bojonegoro terutama di bagian selatan memang dikenal sebagai daerah kering. Daerah ini sebagaian berada di dataran tinggi seperti di Kecamatan Temayang, Gondang, dan Sekar. Musim kemarau menjadi langganan kekeringan sehingga berdampak pada areal pertanian.(**mcb)

Leave a Comment