Share

Pemkab Anggap Pembebasan lahan TPA Sesuai Prosedur

Bojonegoro (Media Center) – Untuk menyelesaikan masalah pelaksanaan pembebasan lahan seluas 4 Ha di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, akan mengumpulkan semua pemangku kepentingan baik itu pemilik lahan atau ahli waris, pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten.

“Tujuannya, untuk mencari titik temu masalah yang sekarang ini mencuat usai pembebasan lahan dilakukan,” ujar Wakil Ketua Komisi A, Anam Warsito.

Dia menjelaskan, masalah tersebut diawali saat 6 orang ahli waris dari pemilik tanah mengaku dipaksa untuk menyerahkan uang hasil pembebasan tersebut kepada oknum kepala dusun. Bahkan, ada indikasi perampasan hak dalam hal ini.

“Nanti akan ketemu. Mana yang salah dan benar, bagaimana runtutannya, dan apa solusinya. Tapi masih kami jadwalkan,” imbuh Politisi asal Partai Gerindra ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Perlengkapan, Ahmadi, mengatakan, pembebasan lahan untuk kebutuhan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dianggarkan sebesar Rp 3,5 Miliar sudah sesuai prosedur dan secara teknis tidak ada permasalahan.

“Kalau ada yang merasa belum sesuai dengan proses pembebasan lahan tersebut, saya tidak tahu. Karena secara aturan pembebasan lahan sudah diselesaikan dan sudah clear,” tegasnya. (rin/*acw)

Leave a Comment