Share

Pemkab Bojonegoro Ingatkan Desa Penuhi Standar Pengelolaan ADD

Beberapa desa di Bojonegoro Jawa Timur, belum sepenuhnya menerapkan standar pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Hal itu dinyatakan oleh Soehadi Moeljono, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bojonegoro.

Bojonegoro (Media Center) – Beberapa desa di Bojonegoro Jawa Timur, belum sepenuhnya menerapkan standar pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Hal itu dinyatakan oleh Soehadi Moeljono, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Bojonegoro.

“Masih ada beberapa desa yang belum melaksanakan sesuai standart pertanggungjawaban secara hukum maupun publik,” katanya (10/6/2014) di hadapan peserta sosialisasi penghitungan, penyusunan dan penggunaan dana ADD yang digelar di Griya Dharma Kusuma (GDK).

Sosialisasi itu digelar agar pengelolaan ADD tidak berbuntut pada timbulnya masalah di kemudian hari.
“Penggunaan ADD harus sesuai aturan, karena peran pemerintah desa yang langsung bersinggungan dengan masyarakat,” lanjutnya. (*/lyamcb )

1 Comment on this Post

  1. mereka (pemdes) memang masih butuh bimbingan.
    karena tak semua mengenyam pendidikan sarjana, dan pengalaman berorganisasi juga masih minim.
    mungkin tahun ini perlu di sosialisasikan tentang penggunaan ADD tersebut.
    semisal mengutamakan pembanguan terlebih dahulu, atau membuat lahan pekerjaan di desanya.
    itu baru ratusan jula, belum yang seribu juta… hehehehe.

    Reply

Leave a Comment