Share

Pemkab Bojonegoro Perbanyak Jumlah Dapur Umum

Bojonegoro (Media Center) – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Selasa, memperbanyak mendirikan dapur umum di sejumlah lokasi yang masih terdapat para pengungsi luapan Bengawan Solo.

“Pemkab hari ini memperbanyak jumlah dapur umum untuk melayani para pengungsi yang masih bertahan, sebab banjir Bengawan Solo belum surut,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Amir Syahid.

Ia menjelaskan lokasi dapur yang baru didirikan, antara lain, di sejumlah lokasi di Kecamatan Kota, seperti di Gedung Serbaguna di Desa Ledokwetan, Kecamatan Kota. Selain itu, juga di Kecamatan Trucuk dan Kanor. Menurut dia, di tiga kecamatan tersebut jumlah pengungsi cukup besar, dibandingkan dengan daerah lainnya yang juga dilanda banjir Bengawan Solo.

Di lain pihak, menurut dia, berbagai komunitas masyarakat juga banyak yang membuka dapur umum di sejumlah lokasi. “Kemampuan dapur umum rata-rata mampu memasak sedikitnya 500 bungkus sekali masak,” tuturnya.

“Kami berusaha melakukan pendataan jumlah dapur umum yang dibuka komunitas masyarakat di sejumlah lokasi untuk memberikan dukungan bahan makanan,” katanya, menegaskan.

Ia juga menjelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bojonegoro Soehadi Moelyono, juga menginstruksikan kepada camat yang daerahnya dilanda banjir luapan Bengawan Solo untuk membuka dapur umum.

Menjawab pertanyaan, ia menyatakan pihaknya memiliki stok bahan makanan yang cukup untuk para pengungsi korban banjir Bengawan Solo dalam beberapa hari ke depan. Sesuai data di BPBD setempat, genangan banjir luapan Bengawan Solo di daerah setempat merendam 143 desa yang tersebar di 15 kecamatan.

Warga yang terkena dampak banjir sebanyak 8.482 kepala keluarga, di antaranya, sebanyak 1.675 jiwa mengungsi. Banjir juga merendam areal tanaman padi seluas 4.860 hektare dan palawija 661 hektare dengan perkiraan kerugian mencapai Rp6,327 miliar lebih. (samcb)

1 Comment on this Post

  1. Warga desa trucuk banyak yang lansia..belom sempat masak.. Tolong diperhatikan boss

    Reply

Leave a Comment