Share

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Penertiban Tambang Ilegal

Bojonegoro, 17/10 (Media Center) – Mengantisipasi adanya kemungkinan berbagai polemik seputar aktifitas penambangan minyak, Pemkab Bojonegoro menggelar acara Sosialisasi Rencana Penertiban Pertambangan minyak ilegal di Kabupaten Bojonegoro, Senin (17/10).

Acara yang digelar di Gedung Pemkab Bojonegoro ini dihadiri oleh perwakilan penambang tradisional diwilayah Kecamatan Malo dan kedewan sejumlah 150 penambang, pihak keamanan baik TNI dan Polri, serta jajaran di Pemkab Bojonegoro.

Kepala Dinas ESDM Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah lanjutan dari Pemerintah Pusat tentang penertiban tambang ilegal.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan diperoleh pemahaman terkait penambangan minyak yang benar. Khususnya di wilayah pertambangan minyak di Wilayah Malo dan Kedewan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini hadir pula perwakilan Pertamina Aset 4 Cepu, Agus Amperianto yang mengatakan bahwa aktifitas penambangan harus memperhatikan lingkungan sesuai dengan undang undang yang berlaku. Terpadu terarah mengikuti ketentuan perundangn yang berlaku.

Dia mengatakan selain mengoperasikan sumur exsiting, pihaknya juga mengawasi kegiatan usaha hulu migas. Oleh karenanya dalam mempersiapkan itu semua pihaknya mengarahkan pada sektor wisata khususnya di Wonocolo untuk meningkatkan pendapatan penduduk.

“Semua kegiatan yang berhulu migas merupakan tanggung jawab Pertamina. Karenanya, kami menghargai semua kegiatan hulu migas yang aman dan ramah lingkungan,” lanjutnya.(mcb)

Leave a Comment