Share

Pemkab Rumuskan Permasalahan Sumur Tua

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, bersama Pertamina EP, SKK Migas Jabamanusa, dan Kepolisian melakukan rapat koordinasi. Hasl ini untuk merumuskan masalah sumur tua baik tata kelola maupun pelanggaran yang masih carut marut.

Kepala ESDM, Agus Suprianto, mengatakan, dalam rapat tersebut, telah menyepakati beberapa upaya yang dilakukan untuk menata kembali pengelolaan sumur tua. Salah satunya pemutusan kontrak dengan tiga KUD.

“Meningkatkan intensitas komunikasi dan saling memahami dan fokus pada penyelesaian masalah serta melakukan penegakan hukum dalam merespon indikasi pelanggaran undang-undang,” tukasnya.

Selain itu, masalah pencemaran lingkungan juga menjdi perhatian khusus. Seperti aliran limbah dari kegiatan ilegal drilling dan penyulingan minyak. Bahkan, aliran limbah mengaliri anak sungai Kaligaling yang membunuh biota air.

Seperti diketahui, hingga saat ini masih banyak permasalahan yang timbul di kawasan sumur tua. Permasalahan tersebut antara lain adanya perusakan hutan akibat penambangan minyak bumi pada sumur ilegal. Selain itu,  adanya ilegal mining dengan pemboran baru dan/atau pendalaman sumur yang dilakukan oleh KUD Usaha Jaya Bersama, KUD Sumber Pangan dan KUD Karya Sejahtera serta penambang liar. Masalah lainnya adalah adanya kegiatan pengolahan atau penyulingan minyak mentah yang dilakukan oleh masyarakat penambang. point selanjutnya, adanya kegiatan penjualan minyak (tidak diserahkan kepada Pertamina EP), sehingga terjadi pelanggaran peraturan perundang-undangan.(Lya)

Leave a Comment