Share

Pengerjaan Sarana Capai 90%, Produksi Minyak Mentah Banyuurip Meningkat

Produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro saat ini terus digenjot untuk memenuhi target produksi minyak nasional. Sampai Agustus ini produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip mencapai 29.500 barel per hari.

Bojonegoro (Media Center) – Produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Bojonegoro saat ini terus digenjot untuk memenuhi target produksi minyak nasional. Sampai Agustus ini produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip mencapai 29.500 barel per hari.

Sebelumnya, produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip, Blok Cepu hanya 20.000 barel per hari. Kemudian produksi minyak mentah yang bersumber di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro itu dinaikkan secara bertahap hingga menjadi 29.500 barel per hari. Pengelola lapangan minyak dan gas bumi Banyu Urip, Blok Cepu yakni Mobil Cepu Ltd., anak perusahaan Exxon Mobil Corporation asal Amerika Serikat ini menargetkan produksi minyak mentah bisa mencapai 165 ribu barel per hari.

Hal ini disampaikan Field Public and Government Affairs, Mobil Cepu Ltd., Rexy Mawardijaya. “Memang produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip dinaikkan secara bertahap untuk memastikan operasi migas berjalan efisien dan aman,” ujarnya.

Di lokasi pengeboran minyak mentah di Desa Mojodelik telah dilakukan pengeboran 49 sumur yang terdiri dari 33 sumur produksi minyak dan 16 sumur injeksi.

Sementara itu pengerjaan proyek sarana prasarana penunjang kegiatan pengeboran minyak mentah lapangan Banyu Urip saat ini sudah mencapai 90%. Saat proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi lapangan Banyu Urip ini selesai maka produksi minyak mentah bisa dinaikkan menjadi 165 ribu barel per hari.(**mcb)

Leave a Comment