Share

Festival Watu Aji Diserbu Pungunjung

Bojonegoro (Media Center)- Meski kali pertama digelar, festival watu aji nusantara yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Ledokkulon Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (9/4) siang tadi, ternyata menyedot animo luar biasa dari masyarakat. Festival ini diikuti tidak hanya dari Bojonegoro, namun juga peserta dari Kalimantan, medan, Aceh, kendari dan lain sebagainya.

Seperti yang tampak hari pertama, dari 75 stand yang disediakan oleh panitia, setengahnya diisi oleh stand dari berbagai daerah baik pulau Jawa maupun luar Jawa. Mereka akan mengikuti festival mulai tanggal 9 – 12 April 2015.

Tidak hanya itu sejak pagi masyarakat pecinta batu ini sudah berdatangan baik sekedar melihat-lihat atau membeli aneka jenis batu yang disediakan mulai dari bongkahan, setengah jadi dan barang jadi yang siap pakai. Pengunjung tidak sekedar didominasi laki-laki saja, kaum hawa juga banyak yang datang untuk melihat dan bila cocok mereka tak segan membeli.

Rully salah satunya, wanita berparas cantik ini termasuk salah satu pecinta batu mulia. Dirinya menyambut baik digelarnya festival ini. Festival ini menjadi ajang bagi mereka pecinta batu mulia dan pedagang serta perajin untuk bertemu sekaligus melakukan transaksi.

Menurutnya kecintaan terhadap batu sudah dilakoninya sejak lama, bahkan dirinya tak segan membeli dan mengoleksi berbagai jenis batu dari berbagai daerah. “Batu mulia ini sekarang menjadi trend melengkapi fashion yang banyak dikenakan wanita, di sisi lain juga bisa menjadi investasi,” kata Rully diamini oleh rekan-rekannya yang juga sesama pecinta batu.

Ki Tompel, pedagang batu dari Padang Sumatera Barat, rela datang dan ikut di Festival Watu Aji Nusantara yang digelar di Kabupaten Bojonegoro. Berbeda dengan pedagang lainnya yang kebanyakan menjual produk setengah jadi dan barang jadi semacam akik dan cincin ini, dirinya memilih menjual batu yang masih berbentuk bongkahan.

Harga yang ditawarkan Ki Tompel relatif lebih murah yakni 50 ribu rupiah per ons untuk semua jenis batu. Mulai dari batu panca warna, hati ayam dan berbagai jenis batu dari seluruh penjuru negeri ini.

Dari sekitar puluhan stand yang ikut serta dalam kesempatan ini semuanya penuh sesak dipadati pengunjung salah satunya adalah stand dari Kalimantan yang menjual batu red borneo serta stand dari aceh yang menjual batu giok jenis lumut, giok loreng dan aneka jenis batu giok lainnya.(humas/dwi)

Leave a Comment