Share

Penyalahgunaan Keuangan Dominasi Kasus PNS

Bojonegoro (Media Center) – Inspektorat Kabupaten Bojonegoro sepanjang tahun 2014 lalu menangani pemeriksaan kasus terhadap 36 Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan 31 Aparatur Pemerintah Desa.

Sekretaris Inspektorat, Nurkalim, menyampaikan, jenis kasus yang ditangani itu diantaranya ijin perceraian, tindakan asusila, tindakan indispliner, penyalahgunaan wewenang, penyalahgunaan keuangan, dan penyalahgunaan aset.

“Terbanyak adalah kasus penyalahgunaan keuangan yang dilakukan oleh 12 PNS dan 16 aparatur pemdes,” ujar Nurkalim kepada kanalbojonegoro.comsaat ditemui di kantornya, Rabu (25/2/2017).

Nurkalim melanjutkan, pada kasus tindakan asusila ini dilakukan oleh 1 PNS dan 1 Aparatur Pemdes di Kecamatan Kedewan dan Kepohbaru. Keduanya telah diberikan sanksi tegas sesuai Perda No 9 tahun 2010.

Sementara untuk penyalahgunaan keuangan, sering dilakukan oleh bendahara desa karena dalam pengelolaan administrasi masih belum sesuai peruntukan. Biasanya, yang terjadi adalah ada kegiatan yang menggunakan anggaran tetapi tidak disertakan dengan bukti kuat.

“Kami menerima laporan itu dari masyarakat, dan berharap tahun ini bisa semakin berkurang,” tandasnya. (rin/*acw)

Leave a Comment