Share

Peragakan Tari Kolosal Bertema Lestarikan Hutan Jati Bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 150 siswa peragakan tari kolosal dalam pembukaan Ajang Aksi Seni dan Olahraga Madarasah (AKSIOMA) dengan judul “Sejatining Jati”, Jumat (8/5). Tarian ini menggambarkan tentang upaya masyarakat dalam melestarikan hutan jati Bojonegoro. Tarian tersebut disutradarai oleh Lia Rosita Dewi sekaligus sebagai penulis skenario dan koreografer. Sedangkan penata musik dikerjakan oleh Albar. Kedua orang tersebut adalah guru seni budaya di MAN Model Bojonegoro. Pembukaan AKSIOMA Tingkat Madrasah Aliyah se Jatim yang dihelat di alun-alun Tuban tersebut dibuka oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifudin.

“Untuk mempersiapkan tarian kolosal tersebut memakan waktu kurang lebih 3 bulan. Sedang pilihan thema “sejatining jati” sengaja dimunculkan mengingat Bojonegoro dikenal secara nasional sebagai penghasil kayu jati kualitas tinggi,” terang Masulin, Kepala MAN Model Bojonegoro

Kontingen Bojonegoro yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, Much.Munir mengirimkan 50 peserta yang terdiri dari atlet dan official. Munir menjelaskan bahwa atlet yang dikirim sebagai wakil Bojonegoro merupakan hasil terbaik seleksi dari siswa Madrasah Aliyah yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Sedangkan jenis olah raga yang dipertandingkan antara lain atletik, volly ball, futsal, tenis meja, catur. Sedang cabang seni antara lain MTQ, pidato Bhs.Arab, Cipta puisi relegi,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Agama RI , Lukman Hakim Syaifudin berharap ajang AKSIOMA dapat dijadikan sarana menjalin silaturrahmi siswa Madrasah Aliyah se Jatim. Selain itu, lanjut dia sekaligus tempat mengukur prestasi olah raga dan kesenian bagi siswa yang selama ini menggeluti kegiatan tersebut di ekstra kurikuler.

“Madrasah juga diharap bisa menjadi benteng penanggulangan narkoba juga benteng penghalangan ajaran-ajaran keras semacam ISIS,” harapnya. (fau/*acw)

Leave a Comment