Share

Perajin Batik Bojonegoro Dapat Pelatihan

‪Bojonegoro (Media Center) – Operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ademos menyelenggarakan workshop berkala pengrajin dan penandatanganan kerjasama Dana Pengembangan Koperasi Industri Kreatif Program Kemandirian Industri Kreatif Batik dan Kaos Jonegoroan di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Jalan Rajawali 03 BOjonegoro, Jawa Timur, Kamis (9/4/2015).‬

‪Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Bojonegoro . ‬

‪Perwakilan Ademos, Hasan Anshori, mengatakan, workshop ini diberikan kepada 60 peserta dari 6 desa 3 Kecamatan. Di antaranya Desa Leran dan Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Desa Ngunut dan Dander, Kecamatan Dander, Desa Sendangharjo dan Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem.‬

‪”Dari semua peserta ada yang pengrajin lama adapula yang baru,” ujarnya.‬

‪Dia menyampaikan, dengan adanya workshop ini memberikan peningkatan kapasitas perajin batik dan sablon kaos. Karena, memang membutuhkan keahlian untuk menghasilkan produk yang berkualitas.‬

‪”Kami juga memberikan pelatihan,” imbuhnya.‬

‪Sementara itu, Punblic and Government Affair Manager EMCL, Rexy Mawardijaya mengatakan, Program Kemasyarakatan Penunjang Operasi (PKPO) yang telah disetujui SKK Migas ini merupakan bagian dari komitmen EMCL dalam memberikan kontribusi positif di masyarakat.‬

‪”Diharapkan kualitas ekonomi dan kapasitas kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasi kami lebih meningkat,” ujarnya.‬

‪Dia menambahkan, lingkup kerjasama kali ini adalah pemberian dana pengembangan kepada Koperasi Produsen Syari’ah Industri Kreatif Bojonegoro untuk modal tambahan dalam menjalankan kegiatannya. Dana pengembangan ini diberikan dengan tujuan untuk membantu mempercepat berkembangnya Industri Kreatif Batik dan Kaos Jonegoroan di beberapa desa wilayah operasi EMCL.‬(dwi)

Leave a Comment