Share

Petik Bunga Sembarangan, Bisa Dipenjarakan

Siapa saja yang sedang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, jangan coba-coba iseng ataupun usil merusak keindahan lingkungan, karena Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro telah mengeluarkan warning (peringatan) soal itu

Bojonegoro (Media Center) – Siapa saja yang sedang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, jangan coba-coba iseng ataupun usil merusak keindahan lingkungan, karena Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro telah mengeluarkan warning (peringatan) soal itu.

“Kami tak segan-segan melaporkan dan membawa masalah perusakan keindahan ke ranah hukum,” kata Nurul Azizah, Kepala DKP Bojonegoro. Warning itu bukanlah sekedar gertak sambal, Nurul mengatakan telah membuktikan warningnya tersebut.

“Ada warga Trucuk yang kedapatan memecah pot-pot di kota dan telah kami bawa ke ranah hukum,” tegas Nurul. Selain masalah perusakan pot, mantan Camat Kalitidu ini juga sempat membawa seorang warga Kapas yang kedapatan melakukan hal sejenis.

“Di Kapas, kami temukan dengan bukti foto, ada yang dengan sengaja memetik bunga di tepi jalan,” kisahnya. Bunga yang memang merupakan bagian dari program DKP itu, diduga dipetik untuk dijual.

Namun akhirnya Nurul mengatakan bahwa kasus di Kapas itu tak jadi dibawa ke ranah hukum. “Karena orangnya datang dan berjanji tak akan mengulanginya lagi,” jelasnya. DKP Bojonegoro hingga saat ini telah melakukan serangkaian program untuk membuat Bojonegoro lebih sejuk dan indah.

Selain pemasangan pot-pot dengan aneka tanaman, pihaknya juga telah melakukan gerakan penanaman pohon di sepanjang jalur kabupaten dan nasional. Selain itu, sejumlah fasilitas kebersihan, seperti tempat sampah di kawasan perkotaan adalah bagian dari program DKP, termasuk taman-taman yang ada. (*/mcb )

Leave a Comment