Share

Pilkades 15 Desa Tunggu Pengesahan Perda

Bojonegoro (Media Center) – Sebanyak 15 desa di Bojonegoro belum memiliki kepala desa (Kades) karena masa jabatan mereka telah habis dan belum dilakukan pemilihan kepala desa (Pilkades). Sekarang ini, kepala desa di 15 desa itu dijabat oleh pejabat sementara (Pjs) kades.

Dari 15 desa itu, 11 desa telah habis masa jabatan kadesnya sejak akhir 2014 lalu. Dua desa awal tahun 2015, dan dua desa lainnya habis pada akhir tahun ini.

Belasan desa yang belum menyelenggarakan pilkades itu tersebar di Kecamatan Baurno, Sukosewu, Trucuk, Ngasem, Margomulyo, Kedewan dan Purwosari.

Kepala sub bidang (Kasubid) Administrasi dan Tata Pemerintahan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bojonegoro, Tri Guno SP, mengatakan, pilkades untuk ke 15 desa itu masih menunggu pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Pilkades. Dimana dalam regulasi itu, pelaksanaan pilkades serentak dilaksanakan dalam kurun waktu 6 tahun sebanyak 3 kali. Selain itu, pilkades 200 desa akan dilaksanakan dalam 6 gelombang.

“Kita masih mencari formatnya yang tepat untuk melaksanakan Pilkades serentak,” kata Tri Guno.

Dia menambahkan, bagi desa-desa yang masa jabatan kepala desanya telah habisa dilakukan pengangkatan Pjs setiap enam bulan sekali. “Jika waktunya habis bisa dilakukan pengangkatan Pjs kembali sampai nanti jabatan kades terisi,” pungkas dia.(dwi)

Leave a Comment