Share

PMI Bojonegoro Akan Bentuk MasyarakatTangguh Bencana di 3 Desa

Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bojonegoro saat ini tengah menyiapkan program Masyarakat Tangguh Bencana yang diplotkan di tiga desa di Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Hal ini bertujuan agar masyarakat di Desa Sumbangtimun, Tulungrejo dan Desa Trucuk siap menghadapi bencana dan bisa meminimalisir dampak pasca bencana.

Bojonegoro (Media Center) – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bojonegoro saat ini tengah menyiapkan program Masyarakat Tangguh Bencana yang diplotkan di tiga desa di Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. Hal ini bertujuan agar masyarakat di Desa Sumbangtimun, Tulungrejo dan Desa Trucuk siap menghadapi bencana dan bisa meminimalisir dampak pasca bencana.

Tiga desa tersebut merupakan desa yang selalu terdampak saat Sungai Bengawan Solo meluap. “Karena Pemkab Bojonegoro sudah sigap menanggapi bencana, PMI berusaha mendukung dengan penguatan di masyarakat,” jelas Sukohawidodo, Sekretaris PMI Cabang Bojonegoro, Senin (29/12/2014).

Untuk proyek pertama, PMI Bojonegoro akan menggarap Desa Sumbangtimun sekitar 6 bulan. Selanjutnya, bergilir untuk Desa Tulungrejo dan Desa Trucuk. Program Masyarakat Tangguh Bencana ini bekerjasama dengan Zurich Insurance, terutama untuk masa pasca bencana.

“Zurich akan membantu kita terutama untuk recovery economy, bagaimana caranya agar ekonomi masyarakat cepat pulih setelah bencana,” imbuhnya.

Tak hanya memprogramkan Masyarakat Tangguh Bencana di tiga desa pada januari 2015 mendatang, PMI Bojonegoro yang telah berhasil mendampingi SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) di Desa Sarirejo, Mulyorejo dan Pilanggede di Kecamatan Balen ini juga akan membentuk tim SIBAT di Kecamatan Malo secara independen.(**mcb)

Leave a Comment