Share

PMI Bojonegoro Layani Sertifikasi Basic First Aid

Salah satunya adalah sertifikat Pertolongan Pertama (PP) atau Basic Firs Aid, untuk mendapatkan sertifikat ini, para pekerja migas harus menjalani pelatihan intensif tentang berbagai materi pertolongan pertama dengan durasi 16 jam. Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro. Selama dua hari, PMI memberikan pelatihan kepada enam pekerja migas dari PT. Citramegah karya Gemilang (CKG).

Bojonegoro (Media Center) – Semakin tingginya aktivitas industri di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur serta terbitnya kebijakan yang mengharuskan pekerja di bidang industri, termasuk minyak dan gas (migas) memiliki ketrampilan di bidang keselamatan kerja, membuat pelatihan-pelatihan bersertifkat khusus ini semakin penting keberadaaanya.

Salah satunya adalah sertifikat Pertolongan Pertama (PP) atau Basic Firs Aid, untuk mendapatkan sertifikat ini, para pekerja migas harus menjalani pelatihan intensif tentang berbagai materi pertolongan pertama dengan durasi 16 jam. Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro. Selama dua hari, PMI memberikan pelatihan kepada enam pekerja migas dari PT. Citramegah karya Gemilang (CKG).

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terburuk saat terjadi kecelakaan kerja. Selama dua hari, peserta pelatihan ini diberi berbagai materi seperti dasar basic first air, tanda vital, anatomi, faal tubuh, bantuan hidup dasar hingga kedaruratan medis.

Nurhamid, salah satu pemateri, menyatakan PMI Bojonegoro telah melakukan pelatihan serupa atas permintaan dari beberapa perusahaan maupun perorangan. Dan setelah menjalani pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan sertifikat basic Firts Aid yang disyaratkan oleh perusahaannya.

“Harapannya, saat terjadi kecelakaan kerja para peserta ini bisa mengaplikasikan dasar pertolongan pertama, agar korban tidak bertambah parah karena salah penanganan pertama,” ujarnya, Sabtu (21/6/2014).

Selama ada permintaan dari perusahaan maupun perorangan, PMI Bojonegoro siap memberikan pelatihan PP. Hal ini tentu saja mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan yang memperbolehkan PMI mendirikan pos Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan melaksanakan pendidikan. (*/lyamcb)

2 Comments on this Post

  1. Ikut pelatihan ini bayar gak ya??

    Reply
    • Himmatul Ulya

      membayar untuk tutor. info lengkapnya silakan datang ke markas PMI langsung di Jl.Trunojoyo, sebelah barat GDK.

      Reply

Leave a Comment