Share

PMI Segera Cabut Bank Darah di RSUD

Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bojonegoro awal tahun 2015 akan mencabut bank darah yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro. Hal itu menyusul pemberlakukan peraturan menteri Kesehatan tentang pengelolaan bank darah oleh rumah sakit.

Bojonegoro (Media Center) – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bojonegoro awal tahun 2015 akan mencabut bank darah yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro. Hal itu menyusul pemberlakukan peraturan menteri Kesehatan tentang pengelolaan bank darah oleh rumah sakit.

Sekretaris PMI Bojonegoro, Suko H Widodo, mengatakan, dengan adanya peraturan menteri itu bank darah yang berada di rumah sakit harus dikelola oleh rumah sakit mulai peralatan hingga tenaga kerjanya. Sehingga PMI hanya bertugas mengambil dan menyiapkan darah.

“Untuk saat ini peralatan dan tenaga bank darah di RSUD masih dari PMI maka dari itu perlahan kita akan cabut,” kata Suko.

Menurutnya, sudah banyak toleransi yang diberikan PMI Bojonegoro kepada RSUD karena peraturan tersebut sudah keluar pada tahun 2013. Namun PMI masih memaklumi untuk tidak mencabut bank darah di RSUD agar tidak ada masyarakat yang kesulitan memperoleh donor darah.

“Karena RSUD saat itu belum mempunyai peralatan yang memadai untuk bank darah,” tegas Suko, memberikan alasan.

Dia menambahkan, setelah mencabut bank darah yang berada di RSUD, PMI akan buka 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan darah maupun pendonor darah.
Sehingga jika masyarakat Bojonegoro maupun kabupaten tetangga yang sedang membutuhkan darah sewaktu-waktu bisa tetap terlayani,” tambah Suko.(**mcb)

Leave a Comment