Share

Produksi Minyak di Indonesia Mengalami Penurunan

Bojonegoro, 19/12 (Media Center) – Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, menggelar lokakarya terkait pengelolaan industri hulu migas di Indonesia yang diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bojonegoro di Hotel Aston, Senin (19/12).

Kepala Dinas Perpajakan dan Pungutan SKK Migas, Rinto Pudyantoro, mengatakan, cadangan minyak di Indonesia hanyalah sebesar Rp3,7 miliar BOPD. Hal ini menunjukkan, alam Indonesia masih belum kaya akan sumber daya alamnya termasuk migas.

“Apalagi, setiap tahun mengalami penurunan,” ujarnya.

Dengan adanya cadangan minyak sebesar itu, maka Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Apalagi, kendaraan bermotor yang terus menggunakan bahan bakar minyak tanpa ada alternatif lain seperti gas.

“Meski ada kendaraan yang menggunakan bahan bakar gas, namun penggunaannya tidak bisa maksimal,” tambahnya.

Oleh karena itu, cadangan gas di Indonesia selama 10 tahun kedepan masih bisa diharapkan. Hal ini berbeda dengan cadangan minyak, dimana produksi nasional pada tahun 2016 ini sebesar 820 Bph, kebutuhan nasional sebesar 1,5 juta maka bisa dipastikan negara mengalami defisit.

“Jalan keluarnya hanya dengan import,”pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment