Share

Proliman Dianggap Rawan, Dishub Bojonegoro Bakal Pasang ATCS

ATCS adalah suatu sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi, yang fungsinya mirip dengan CCTV. Sebelumnya, pihak Dishub telah memasang alat serupa di sejumlah titik lainnya, yakni di simpang tiga yang menghubungkan jalan Rajekwesi – Untung Suropati – MH. Thamrin dan di simpang empat Panglima Polim, Kelurahan Sumbang, keduanya di Kecamatan Bojonegoro Kota

Bojonegoro (Media Center) – Perempatan Proliman di Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Bojonegoro Jawa Timur, dimasukkan dalam kategori rawan kecelakaan. “Disitu sering terjadi laka, ditambah lagi adanya perlintasan kereta api,” kata Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro (12/06/2014).

Guna ikut membantu pihak kepolisian, khususnya untuk menekan angka kecelakaan, Dishub Bojonegoro berencana memasang perangkat Area Traffic Control System (ATCS) di tempat tersebut. ATCS adalah suatu sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi pada suatu kawasan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi dan koordinasi pengaturan lampu lalu lintas di setiap persimpangan.

Sebelumnya, pihak Dishub telah memasang alat serupa di sejumlah titik lainnya, yakni di simpang tiga yang menghubungkan jalan Rajekwesi – Untung Suropati – MH. Thamrin dan di simpang empat Panglima Polim, Kelurahan Sumbang, keduanya di Kecamatan Bojonegoro Kota.

Perangkat ATCS yang telah beroperasi itu merekam arus lalu lintas yang ada untuk kurun waktu selama satu bulan penuh. Menurut Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, seharusnya, ATCS beroperasi untuk merekam selama satu tahun. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi untuk bisa mengoptimalkan penggunaan ATCS ini. “ATCS ini sangat perlu untuk memantau kondisi lalu lintas di titik-titik rawan,” ujarnya. (*/lyamcb)

Leave a Comment