Share

PT BBS Akan Kelola Sumur Tua Wonocolo

Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kabupaten Bojonegoro, telah memastikan kontrak Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan (SP) yang mengelola sumur minyak tua di Lapangan Kawengan, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, tidak akan diperpanjang di tahun 2017.

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kabupaten Bojonegoro, telah memastikan kontrak Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan (SP) yang mengelola sumur minyak tua di Lapangan Kawengan, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, tidak akan diperpanjang di tahun 2017.

“Rencananya akan dikelola oleh BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dengan sistem KSO,” ujar Kepala Bidang Pertambangan dan Migas, Sutanto.

Ia menjelaskan, dengan sistem KSO atau kerjasama operasi, PT BBS akan menggandeng mitra yakni PT Axis dan PT Petroleom Investasi Indonesia (PII) untuk dapat mengelola sumur tua sesuai amanah Permen 1 tahun 2008.

Sutanto menambahkan, nantinya KSO yang membawahi sumur tua melalui PT BBS ini direncanakan mengelola formasi Ngrayong, Dandangilo, dan Wonocolo yang diperkiran ada ratusan sumur yang tertera sesuai kontrak yang berstatus legal. Nantinya, KSO ini hanya akan mengelola sumur-sumur yang berkedalaman lebih dari 150 meter karena akan melakukan pengeboran dalam.

“Periode pengelolaan yang akan dilakukan oleh KSO antara 15-20 tahun dengan biaya investasi mencapai Rp 260 Miliar,” tambahnya.

Sementara sistem kerjasama direncanakan berupa bagi hasil antara PT BBS dengan PT Axis dan PT PII. Jika PT BBS berhasil mengelola sumur tua dengan sistem KSO tersebut, maka akan ada penataan ulang di bawah koordinasi Pemkab dan akan terawasi.(**mcb)

Leave a Comment