Share

Ramadhan, Produksi Sampah Bojonegoro Naik 15%

jika dibanding hari biasa produksi sampah warga Bojonegoro sebanyak 200 meter kubik perhari, namun sejak beberapa hari terakhir, jumlah sampah mencapai 230 meter kubik perhari.

Bojonegoro (Media Center) – Dalam bulan puasa, jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran Alun-alun Kota Bojonegoro semakin bertambah, hal ini berkaitan dengan kebiasaan ngabuburit yang dilakukan warga Bojonegoro di Alun-alun Kota Bojonegoro.

Meningkatnya jumlah PKL dadakan tersebut, juga berakibat pada kenaikan jumlah sampah di kawasan tersebut. Pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro mencatat terdapat kenaikan produksi sampah sebesar 15% dari biasanya.

Hal itu disampaikan Nurul Azizah, Kepala DKP Bojonegoro, menurutnya, jika dibanding hari biasa produksi sampah warga Bojonegoro sebanyak 200 meter kubik perhari, namun sejak beberapa hari terakhir, jumlah sampah mencapai 230 meter kubik perhari.

“Penambahan sampah ini terutama dari seputar alun-alun kota Bojonegoro,” ujarnya, Rabu (2/7/2014). Menanggapi hal ini, pihaknya telah mengimbau agar para PKL dadakan yang ada di alun-alun Bojonegoro mengumpulkan sampah pada satu tempat. “Kalau dikumpulkan di satu tempat, petugas kami bisa lebih mudah membersihkannya,” lanjutnya.

Meski jumlah sampah meningkat, Nurul mengaku tak melakukan penambahan jumlah petugas di seputar alun-alun. Penambahan petugas baru akan dilakukan sebelum dan sesudah sholat Ied nanti. “Sementara kita maksimalkan jumlah petugas yang ada,” pungkasnya. (**mcb)

Leave a Comment