Share

Ratusan Personel Bojonegoro Dikerahkan Perbaiki Tanggul Bocor

Bojonegoro (Media Center) – Ratusan personel penanggulangan bencana di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Rabu, dikerahkan untuk memperbaiki tanggul Bengawan Solo di Grape, Desa Kanor, Kecamatan Kanor, yang bocor di tiga lokasi.

“Tanggul Bengawan Solo di Kanor semula hanya bocor di satu lokasi, tapi sekarang ini yang bocor ada di tiga lokasi dengan debit air yang keluar diperkirakan berkisar 300-400 liter/detik,” kata Camat Kecamatan Kanor, Bojonegoro Supi Haryono, di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan sesuai rencana Balai Besar Bengawan Solo di Solo, Jawa Tengah yang datang ke lokasi untuk mengatasi tanggul yang bocor akan dilakukan dengan memasak sesek untuk selanjutnya baru ditutup dengan karung yang diiisi pasir.

“Tadi diuji coba di lokasi yang bocor diberi karung yang diisi pasir ternyata hanyut, sebab airnya deras. Perkiraan kami besarnya air yang bocor berkisar 300-400 liter per detik,” ujarnya.

Ia menyebutkan ratusan personel yang dikerahkan terdiri dari masyarakat, SAR, Kodim 0813, Kepolisian Resor (Polres), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan jajaran pemkab berada di lokasi bergotong royong mengisi pasir ke dalam karung. “Pasir yang akan dimanfaatkan untuk mengatasi tanggul yang bocor sudah ada di lokasi,” ucapnya.

Menurut dia, bocoran air Bengawan Solo di tanggul Kanor mulai menggenangi pemukiman warga dan ratusan hektare areal tanaman padi di sekitar lokasi tanggul. “Air mulai masuk pekarangan warga, tapi belum masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Bojonegoro Andik Tjandra menambahkan bertambahnya bocoran air di tanggul Bengawan Solo di Kanor, disebabkan air banjir mengerus dasar tanggul melalui bawah pondasi.

“Tanggul bisa jebol kalau tidak diusahakan bocoran tanggul airnya diperkecil, sebab air banjir terus menerus mengerus dasar tanggul,” katanya. (samcb)

Leave a Comment