Share

Ratusan Ton Pupuk Bersubsidi di Bojonegoro, Raib

Disebutkan, diperkirakan pupuk-pupuk itu diangkut oleh truk berkapasitas 8 ton dengan frekuensi dua kali dalam sehari. Bila hal itu berlangsung dalam dua minggu maka, jumlah pupuk yang raib di gudang tersebut dapat mencapai ratusan ton.

Bojonegoro (Media Center) – Merasa khawatir koperasinya dicatut untuk hal-hal yang tidak diinginkan, Imam Iskandar dari distributor pupuk Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) melakukan klarifikasi ke gudang penyangga pupuk Bojonegoro IV milik Petrokimia Gresik di Jalan Raya Kalitidu – Cepu.

“Saya sendiri ke sini untuk mengklarifikasi, apakah ada surat dari K3PG yang dipakai untuk hal-hal negatif,” kata Imam, yang juga kepala Distributor K3PG di Bojonegoro, Jawa Timur.

Kekhawatiran Imam terjadi menyusul kabar mengenai raibnya puluhan hingga ratusan ton pupuk bersubsidi di gudang yang dikelola oleh PT Aneka Jasa Grhadika (AJG) tersebut. Menurut Imam, pupuk-pupuk tersebut raib setelah pelaku menggunakan modus pengambilan tanpa menggunakan surat resmi maupun surat order pengambilan dari distributor pupuk.

Raibnya pupuk di gudang berkapasitas 5 ribu ton terebut diketahui saat PT Petrokimia Gresik melakukan pemeriksaan, yakni menemukan selisih antara berkas delivery order (DO) dengan jumlah pupuk yang tersisa di gudang, yakni sekitar minggu lalu.

Hingga kini, jumlah pasti pupuk-pupuk yang raib tersebut masih dalam penelusuran, yang diperkirakan dilakukan oleh pihak-pihak yang biasa berhubungan, utamanya dalam hal distribusi pupuk.

Disebutkan, diperkirakan pupuk-pupuk itu diangkut oleh truk berkapasitas 8 ton dengan frekuensi dua kali dalam sehari. Bila hal itu berlangsung dalam dua minggu maka, jumlah pupuk yang raib di gudang tersebut dapat mencapai ratusan ton. (*guf/mcb)

Leave a Comment