Share

Raup Untung Dari Penukaran Uang Jelang Lebaran

Bojonegoro (Media Center) – Moment Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi berkah tersendiri bagi penyedia jasa penukaran uang.

Seperti yang dilakoni oleh Naimah (26), dan suaminya Fardan (29) yang membuka jasa penukaran uang sejak tiga tahun terakhir.

Ibu satu anak ini mengaku, awalnya hanya coba-coba untuk menawarkan jasa penukaran uang saat menjelang hari raya Idul Fitri. Ternyata peminatnya sangat banyak, bahkan sempat kewalahan dalam melayani penukaran tersebut.

“Awalnya coba-coba, ternyata banyak yang minat. Alhamdulillah cukup menguntungkan,” kata Naimah di kiosnya yang terletak di Jalan Veteran.

Wanita berjilbab ini mengaku, setiap harinya bisa meraup untung hingga Rp 200.000. Banyaknya masyarakat yang menggunakan jasanya itu, dikarenakan malas antri di Bank atau hanya sekedar menukar uang dengan nilai kecil.

“Masyarakat biasanya menggunakan uang baru ini untuk dibagikan kepada sanak saudara kalau lebaran tiba,” ujarnya yang juga berbisnis pulsa elektrik ini.

Menurutnya, masyarakat memilih uang pecahan dari Rp 2000, Rp 5000, Rp 10.000 dan Rp 20.000. Namun, yang paling diminati adalah pecahan uang senilai Rp 10.000.

“Makanya, untuk stok uang pecahan saya memperbanyak yang Rp 10.000,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dari setiap nominal Rp 100.000 yang ditukarkan, hanya mematok ongkos jasa sebesar Rp 10.000. hal itu berlaku untuk kelipatannya.

“Saya selalu menyiapkan uang Rp 5 Juta tiap musimnya,” lanjut Naimah.

Saat ini, setidaknya ada puluhan penjaja jasa penukaran yang yang ada di seputaran kota Bojonegoro. Mulai dari bundaran Alun-alun sampai depan markas Satlantas Polres di Jalan Imam Bonjol Bojonegoro.(dwi/*mcb)

Leave a Comment