Share

Rawan Banjir, Petani Kedungprimpen Nikmati Panen Raya

Bupati Bojonegoro, Suyoto merayakan panen raya di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Biasanya, wilayah tersebut saat musim penghujan selalu terendam banjir yang menyebabkan gagal panen di kalangan petani. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, warga Kanor bisa menikmati hasil panen di awal tahun 2015 ini.

Bojonegoro (Media Center) – Bupati Bojonegoro, Suyoto merayakan panen raya di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Biasanya, wilayah tersebut saat musim penghujan selalu terendam banjir yang menyebabkan gagal panen di kalangan petani. Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, warga Kanor bisa menikmati hasil panen di awal tahun 2015 ini.

“Alhamdulillah petani bantaran sungai Bengawan Solo dapat menikmati hasil pertaniannya dengan kualitas bagus,” ujar Suyoto usai memotong batang padi bersama sejumlah pejabat Pemkab Bojonegoro, Rabu (13/1/2015).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Yoto itu, pertanian warga Kanor khususnya Desa Kedungprimpen kualitas gabah jauh lebih bagus dibanding pada musim kemarau pada bulan September 2014 lalu. Hal itu disebabkan tidak adanya penyakit yang menyerang pada tanaman padi, selain itu kecukupan air dari Bengawan Solo juga memicu suburnya tanaman padi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Ahmad Djupari mengatakan, di Kecamatan Kanor potensi lahan sawah yang berada di sepanjang Sungai Bengawan Solo seluas 2.761 hektar yang tersebar di 17 desa. Sedangkan lahan yang panen kali ini kurang lebih 210 hektare dengan hasil panen per hektare mencapai 8 ton.

“Untuk harga jual gabah hasil panen sekitar Rp4.300 sampai Rp4.400 per kilogram,” kata Djupari usai mengikuti mengikuti panen raya bersama Suyoto.

Ditambahkan, puluhan ribu hektare tanaman padi yang ada di Bojonegoro sudah di panen sejak akhir Desember 2014 lalu. Padi itu tersebar dibeberapa kecamatan mulai dari barat sampai timur Bojonegoro. Sementara panen di Kecamatan Kanor diprediksi dua minggu kedepan sudah selesai.(**mcb)

Leave a Comment